Kamis, 13 Juni 2019

Keliling Negara Tetangga 6101416112


Nama          : Riyan Dwi Hidayana

Nim             : 6101416112
Mata Kuliah : Sport Jurnalism
                      FEATURE
                  

KELILING NEGARA TETANGGA
          Sepanjang pengalaman saya menuntut ilmu dari mulai sejak kecil sampai diusia sekarangpun saya masih belum percaya bahwa saya bisa pergi ke negeri tetangga, tetapi ternyata realita berkata lain, yaitu di dalam proses belajar ini tepatnya di tahapan perkuliahan semester 6 ini memberikan saya kesempatan dan peluang untuk belajar dan juga berekreasi di negeri tetangga.Meskipun sebenarnya juga untuk mengikuti kegiatan tersebut banyak rintangan yang harus dilalui yaitu harus menyiapkan berbagai hal seperti hal yang paling utama dalam kehidupan manusia didunia yaitu biaya.
          Kemudian dengan segala usaha dan juga doa, akhirnya bisa berangkat dan dengan kegiatan itu saqya bisa mendapat pengalamn yang mungkin tidak semua orang dapatkan.Dan dikesempatan ini sebenarnya saya bingung darimana untuk memulainya untuk menceritakannya karna pada intinya pengalaman ini adalah pengalaman istimewa yang luar biasa tiada tara.Tetapi sedeikit pengalaman yang tak bisa terlupakan yaitu ketika saya berfikir bagaimana cara mengatur uang untuk bisa bertahan hidup di negara tetangga dengan biaya hidup yang setara dengan tingginya menara petronas di Malaysia.
          Kemudian dengan kepandaian dan kemampuan yang saya miliki, saya bisa  mengatasi semua masalah – masalah yang saya hadapi seperti mengfatur uang dan kapan harus menggunakan uang tersebut untuk hal yang lebih penting dari pada hanya untuk kesenangan atau menuruti keinginan yang tidak penting.Dan selain pengalaman seperti itu saya juga mendapatkan ilmu yang luar biasa dan mungkin belum pernah saya temui sebelumnya yaitu di negara tetangga yang saya kunjungi ini memiliki transportasi bawah tanah yang menurut saya terkagum – kagum dengan adanya hal tersebut. Dan lebih senengnya lagi aku bisa menikmati  dan juga merasakan bagaimana rasanya dan juga bagaimana caranya untuk bisa naik tranportasi umum bawah tanah tersebut.
          Untuk pengalaman pembelajarannya yaitu saya kagum dengan fasilitas – fasilitas yang ada di lembaga pendidikan disana. Karena menurut saya disana lebih memadahi dan lebih lengkap untuk proses pembelajaran. Dan pada intinya dari semua yang saya dapatkan dari kegiatan KKL (Kuliah Kerja Lapangan) yang dilaksanakan di negara tetangga ini memberikan kesan yang sangat amat menyenangkan bagi saya.

Sabtu, 18 Mei 2019

opini

Nama : Kharisma Wati
Nim : 6101416089


Bagaimana Menurutmu tentang FIK UNNES

Universitas Negeri Semarang memiliki beberapa kampus dan program Pendidikan. Salah satunya yaitu FIK (fakultas ilmu keolahrgaan) yang memiliki jurusan diantaranya PJKR, PGPJSD, PKO, IKOR, IKM, dan Ilmu Gizi. Semua jurusan tersebut memiliki akreditasi masing masing beda dengan ilmu Gizi yang masih berproses karena jurusan yang kategori masih baru.
Dalam pembelajaran FIK menggunakan dua kelas yaitu lapangan dan didalam ruangan. Dalam ruangan (teori) sarana prasarana yang digunakan meliputi LCD Monitor, sebelum pembelajaran di mulai salah satu mahasiswa harus meminjam kabel LCD di dekanat baru untuk pembelajaran. Kelas lapangan  (praktek) yaitu memiliki berbagai sarana prasana yang cukup memadai untuk melaksanakan aktifitas luar kelas, seperti Lab.Soegiono, prof. Dirham, lapangan Golf, lapangan atletik,tenis indoor outdor, lapangan sepak bola, kolam renang dll.
Menurut saya ada beberapa fasilitas yang kurang baik untuk penunjang pembelajaran sepeti akses internet yang susah untuk menghubungkan, dan didalam ruangan diantaranya lcd , remot lcd, kipasnya tidak berfungsi kembali, berbagai alat praktek yang sudah tidak berfungsi tidak baik, seperti sirkulasi air kolam renang yang kurang bagus sehingga air berwarna hijau, lintasan atletik yang menggelembung dll, alat dan tempat yang perawatannya terabaikan sehingga tidak berfungsi dengan baik.
Untuk itu sebagai fakultas yang sudah teragreditasi seharusnya memperhatikan sarana dan prasarana baik kelengkapan maupun perawatan. Untuk tercapainya pembelajaran yang efektif dan kondusif serta kenyamanan mahasiswa beserta pengampu. Dengan terealisasinya tersebut banyak harapan untuk menciptakan bibit masa depan yang lebih baik.

Feature

Nama : Kharisma Wati
Nim : 6101416089


Menyelam Sambil Minum Air

Di tahun ini merupakan tahun yang tidak bisa saya lupakan, dimana saya bisa mengikuti kegiatan KKL (kuliah kerja lapangan) ke luar negeri. Yang sebelumnya tidak terfikir sedikitpun di benak saya untuk pergi kesana karena membutuhkan dana yang tidak sedikit. Pada kesempatan ini saya tidak menduga bisa pergi ke dua negara sekaligus.  Jumat (29/3) di Lab. Soegiono lebih tepatnya di ruang siding diadakan pembekalan KKL yang di hadiri oleh Bu Dekan, ketua jurusan, jajaran dosen dan peserta KKL 2019. Pembekalan ini saya mendapatkan informasi gambaran seperti tata cara saat berada di negara sebelah. Setelah bu Dekan memberi beberapa motivasi, kami yang berada di ruangan melakukan foto Bersama dan dilanjut kegiatan lainnya.
Pemberangkatan pada hari Minggu (31/3) seluruh peserta KKL harus sudah ready di bandara Ahmad Yani pukul 14.00 dan saya berangkat dari kost menuju bandara menunggangi gocar. Berhubung ini pertama kali ke luar negeri persiapan dari nol, tak lupa saya membawa paspor yang jauh hari sudah saya siapkan. Pemberangkatan pukul 15.45 sebelum itu diadakan pengecekan di paspor dll, sesampai di dalam pesawat saya duduk bersandar dan tertidur karena menikmati perjalanan.
Perjalanan cukup memakan waktu 01.55 menit dan akhirnya tiba di bandara changi. Disana kita di jemput menggunakan bus dari pihak hostel. Pada hari pertama kita di beri waktu untuk beristirahat dan hari kedua kita mulai melaksanakan kegiatan dimana kita pergi ke kampus NAI, perjalanan menuju kesana kita di antar menggukan bis hostel. Kampus disana sungguh spektakuler dimana saya belum pernah menjumpai berbagai sarana prasarana yang begitu megah. Banyak ilmu dan pengalaman baru yang saya dapatkan. Di Singapura saya makannya nasi Lemak yang seharga 3$-5$ itupun sekali makan.
 Perjalanan dari tempat satu ke tempat lainnya menggunakan MRT turist past yang hanya berlaku selama tiga hari. Pertama saya bingung bagaimana cara naik MRT karena perpindahan gerbang dan gerbangnya selalu berada didalam mall. Setelah sering menggukan MRT saya pun paham dan lebih sering jalan jalan sendiri dan belanja, tanpa aku sadari sampai menguras ini dompet.
 Beberapa hari di Singapura kini berlanjut perjalanan menggukan bis menuju ke Johor Baru dan transit beberapa jam diterminal. Sesampai disana saya sakit alergi dan kemudian saya dan beberapa teman yang lain menyewa kamar sendiri, agar bisa istirahat dengan maksimal. Siang hari saya pesan gocar lewat aplikasi grab, dan menuju ke apartemen gabung dengan teman teman yang lain. Di Malaysia saya tidak bisa menikmati susasa dan bahkan tidak keluar apartemen kecuali beli makan karena sedang sakit. Meskipun disana saya tidak ikut liburan tetapi sangat menghabiskan banyak uang. Karena biaya transportasi yang sangat mahal sehingga isi dompet saya tipis seperti pembalut.
Liburan berakhir kami berkemas dan bersih bersih apartemen kemudian menuju bandara KLIA menggukan grab. Sesampai di bandara saya istirahat di teras karena masih dalam keadaan kurang fit. Pemberangkatan pukul 05.00 saya tertidur didalam pesawat sambil menikmati perjalanan menuju Indonesia. Setelah beberapa di atas udara akhirnya landing di bandara Ahmad Yani, disana mulai pengecekan berkas paspor, Imigrasi dll. Dari bandara menuju kos saya pesan taxi dan kembali dengan selamat. Perjalanan sangat mengasikan dan tidak akan terlupakan.
  

Selasa, 14 Mei 2019

Did you know "FIK UNNES"


Universitas Negeri Semarang merupakan salah satu perguruan tinggi yang ada di Jawa Tengah. Didalamnya terdapat 8 fakultas dan lebih dari 80 program studi (prodi). Salah satu fakultas nya adalah FIK (fakultas ilmu keolahragaan), yang memiliki 6 jurusan yaitu PJKR, PGPJSD, PKO, IKOR, IKM, dan Ilmu Gizi. Kelima jurusan kecuali ilmu gizi sudah mendapatkan akreditasi A, untuk ilmu gizi karena masih baru, akreditasinya masih dalam proses.
Ada beberapa fasilitas di FIK yang digunakan sebagai penunjang untuk perkuliahan mahasiswa. 3 gedung untuk perkuliahan didalam kelas (teori), serta terdapat beberapa fasilitas untuk perkuliahan luar kelas (praktik). Sepeerti gedung Lab Soegijono, Gedung Prof Dirham, Tennis indoor dan outdoor lapangan sepakbola beserta lintasan atletik, kolam renang, lapangan golf, dll.
Menurut saya ada beberapa fasilitas yang perlu untuk diperbaiki seperti LCD serta remot dan kabel hdmi yang sering tidak berfungsi, kipas angin yang tidak berfungi, acces koneksi internet yang tidak stabil. Sedangkan untuk fasilitas praktik seperti perputaran air yang tidak sehat (drainase) sehingga warna dari air kolam sering berwarna hijau, lintasan atletik yang sudah pada mengembang dll. Sehingga untuk masalah perawatan mengenai fasilitas yang ada ini cenderung diabaikan. Artinya dalam garis besar yakni bisa membuat tetapi tidak bisa merawat.
Untuk itu sebagai fakultas dengan akreditasi A ini seharusnya kondisi sarana dan prasarana ini diperhatikan, baik untuk kelengkapan maupun untuk perawatan. Guna menciptakan pembelajaran yang lancar dan kondisif. Dengan begitu harapan untuk menciptakan lulusan yang berkualiatas yang bisa berguna untuk kemajuan negara dapat terealisasikan, amin.

Berlibur dan Belajar


Tahun ini merupakan salah satu tahun yang bisa dibilang special bagi saya pribadi. Selama hidup di dunia kurang lebih 20 tahun belum pernah terbayang dibenak pikiran untuk bisa pergi ke luar negeri. Sekali pergi 2 negara terkunjungi, saya berkesempatan untuk mengunjungi negara Singapura dan Malaysia lewat program exercion study.
Perasaan campur aduk hingga hati ini serasa bergejolak, antara sangat terkejut dan juga bahagia bisa mengunjungi negara lain yang notabene adalah negara yang lebih maju, dan mempunyai sosio-cultural yang berbeda. Serta bayang-bayang pikiran mengenai dana dan uang saku untuk bertahan hidup di negara orang lain.
Berhubung kesempatan itu bisa saja tidak datang lagi, saya berusaha untuk ikut . meskipun ada sedikit drama dengan orang tua dulu. Saya tahu bahwa oranng tua berusaha keras untuk membiayai kebutuhan anaknya, sehingga paling tidak saya bisa mengurangi beban, meskipun tidak banyak. Disini terjadi kesepakatan antara saya dengan orang tua, mereka menyanggupi untuk membiayai kegiatan ini akan tetapi dengan catatan tidak dengan penambahan uang saku. Dengan kesepakatan ini dengan berat hati saya merelakan uang tabungan yang sudah terkumpul.
Tiba hari keberangkatan, kami berangkat ke Bandara New Ahmad Yani per kelompok yang sudah dibagi sebelumnya menaiki Grabcar yang kami pesan lewat aplikasi pada smartphone. Kedatangan kami disana disambut dengan rintikan deras air yang turun dari langit, seakan langit merasakan kebahagian yang juga kami rasakan. Setelah melalui berbagai proses pengecekan dibandara, akhirnya sekitar pada pukul 16.10 WIB, pesawat kami yang kami tumpangi take off dari bandara menuju bandara Changi Airport, Singapore. Perjalanan kami tempuh sekitar 3 jam. Syukur Alhamdulillah kita satu rombongan diberikan keselamatan oleh Allah. Besar, megah luar biasa itulah sedikit kata untuk mengungkapkan gambaran mengenai bandara Changi Airport, yang merupakan salah satu bandara terbaik di dunia.
Selang berapa menit setibanya di sana, kami satu rombongan di jemput oleh bus yang kami pesan jauh hari untuk mengantarkan ke tempat penginapan di daerah Geylang Rd. Sejauh mata memandang banyak gedung pencakar langit yang seakan menembus bulan, yang menambah keindahan kota ini. Sesampainya di penginapan (Joysfor Hostel) saya pribadi memanfaatkan untuk makan setelah itu lanjut untuk beristirahat. Penginapan yang menurut saya sederhana, tapi its okaylah yang penting ada fasilitas wifi yang bisa kami manfaatkan untuk bermain game maupun untuk mengunggah foto untuk keperluan di social media.
Hari pertama di Singapura, kami manfaatkan untuk membeli dan mengurus pembuatan kartu wisatawan (tourist pass), kami merogoh kocek sekitar 30 Sgd atau kalau di rupiahkan sekitar lebih dari 300 ribu rupiah. Kegunaan kartu tourist pass ini bagi wisatawan adalah untuk menaiki MRT, BUS secara unlimited selama 3 hari. Sehingga kartu ini sangat saya rekomendasikan bagi kalian yang ingin berkunjung ke Singapura.
Empat hari di Singapura kami berkesempatan untuk mengunjungi dan melakukan pengamatan (observasi) di Nanyang Institute of Education (NIE) setara perguruan tinggi dan juga di ITE Collge East serta Fenvale Primary School atau di Indonesia setara dengan sekolah menengah atas dan sekolah menengah bawah. Yang membedakan disini adalah fasilitas yang sangat lengkap, standart internasional, serta modern. Selain itu sumber daya manusia disini sangat berkualitas juga kompoten. Semoga kelak kita bisa setara dengan negara maju lain, karena NKRI tercinta ini juga mempunyai modal untuk menjadi negara yang besar juga disegani di dunia internasional.
Setelah melewati serangkaian kegiatan di negara Singapura yang sudah direncanakan dan dibuat secara sitematis (rundown). Kami melanjutkan destinasi wisata kami ke negara Malaysia. Menurut pendapat saya pribadi negara Malaysia ini tidak terlalu jauh dengan Indonesia. Baik secara sosio-cultural dan juga orangnya yang mayoritas adalah ras melayu. Disini saya hanya sempat untuk mengunjungi Pasar Seni, Menara Kembar Petronas, karena emang waktunya singkat ditambah untuk menghemat pengeluaran yang tinggal sedikit. Uang saku yang tersisa saya anggarkan untuk membeli cindera mata untuk keluaraga tercinta dirumah yang menunggu kedatangan pulang.
Banyak sekali pengalaman yang saya dapatkan lewat kegiatan ini yang sangat berguna untuk kehidupan saya, menambah warna baru serta semakin semangat untuk menjadi orang yang sukses. Semoga dilain waktu saya bisa berkesempatan lagi untuk mengunjungi negara lain dengan orang tersayang, amin.


Minggu, 05 Mei 2019

Straight news abdillah wahab

Nama : ABDILLAH WAHAB
NIM : 6101416080

Buntut Kericuhan Final PFL 2019,3 Pemain Black Steel Diganjar Larangan Bermain
Minggu, 31 Maret 2019 final PFL 2019 di laksanakan di gor UNY, yang mempertemukan black steel Manokwari vs Vamos mataram, dua team yang sama-sama telah mengalahkan team-team unggulan lainnya yang masuk di final four ini menjadi final yang ideal karena 2 team ini mempunyai line up pemain-pemain bintang.
Akan tetapai final PFL 2019 sempat tercoreng karena adanya protes keras yang di lakukan oleh pemain blacksteel diantaranya Holypaul evan soumilena, aditya muhammad rasyid dan afdal. Protes keras tersebut dilakukan mereka setalah vamos mendapatkan hadiah penalti dari wasit.  Hal tersebut membuat komdis pada sabtu 04 mei 2019 memberi hukuman kepada 3 pemain Blacksteel yang melakukan protes keras terhadap wasit dengan hukuman larangan bermain, dan lama hukuman 3 pemain tersebut pun berbeda sesuai dengan tindakan yang mereka lakukan.

Pembekalan ppl abdillah wahab

Nama : ABDILLAH WAHAB
NIM : 6101416080

Pembekalan PPL PJKR PGPJSD 2016
Rabu, 24 April 2019 pukul 13.00, PJKR PGPJSD mengadakan acara Pembekalan PPL yang dihadiri oleh Ketua jurusan PJKR PGPJSD dan beberapa dosen PJKR PGPJSD serta guru-guru yang telah mengikuti pelatihan di Australia dan juga guru-guru yang sedang mengikuti PPL. Tujuan kegiatan ini adalah memberi bekal bagi mahasiswa angkatan 2016 yang semester depan akan melakukan kegiatan PPL didalam maupun luar negri, supaya mereka mempunyai bekal yang cukup dalam melakukan PPL nantinya.
Awal kegiatan di isi dengan makan snack bersama supaya meningkatkan semangat peserta dalam mengikuti kegiatan ini, lalu acara selanjutnya adalah sambutan dari Bapak Kajur PJKR PGPJSD yang dilanjutkan dengan sesi perkenalan dari guru-guru yang telah melakukan PPL di Australia, selanjutnya adalah penyampaian  materi yang di isi oleh guru-guru tersebut. Beberapa materi yang disampaikan kepada para mahasiswa seperti kurikulum dan sistem pembelajaran disana, salah satunya adalah Teaching for Understanding. Setelah itu seluruh mahasiswa dibagi menjadi 4 kelompok besar. Kelompok kami mendapatkan materi tentang Bola Basket dengan 15 mahasiswi dan 15 mahasiswa . Pembelajaran ini dinamai dengan nama Bola Batas. Cara permainanya adalah 30 mahasiswa tersebut dibagi menjadi dua tim kemudian para mahasiswa menggunakan passing dan beberapa teknik dalam bola basket, akan tetapai di batasi pergerakannya dengan cara dribling yang terbatas bahkan tidak memakai dribbling supaya para siswa saling passing dan diam di tempat untuk melindungi bola sebelum mempassing kembali ke rekan teamnya sampai menyentuhkan bola di belakang garis lawan. Setelah materi bola basket selesai seluruh mahasiswa dari kelompok kami melakukan evaluasi yang di pimpin oleh pemberi materi.
Evaluasi dan pembelajaran yang kami dapatkan adalah bahwa penjas itu tidak melulu terpaku pada aturan dan cara bermain yang sesuai dengan apa yang dilakukan di kejuaraan kejuaraan resmi, tetapi gabungkan dan modifikasikan sesuai dwngan apa saja yang kita hadapi di lapangan dari siswa, keadaan lapangan, dan juga utamakan penuhan teknik dasar permainan yang kita pelajari itu terpenuhi sepenuhnya dengan pembelajaran yang efektif pula.Kemudian biarkan para siswa senang melakukan aktivitas penjas.lalu kita juga di ajarkan TREE (Teaching style, Rule, Environment, dan Equipment).
Pengalaman pembekalan PPL ini akan saya ingat selalu karena ini adalah modal awal saya yang sangat berharga bagi saya untuk menempuh study saya di semester depan.

Sabtu, 27 April 2019

Pembekalan dan pelatihan ppl Riyan 6101416112

Nama : Ruyan dwi HIdayana
Nim  : 6101416112


PENGENALAN DAN PEMBEKALAN PPL

    Pada hari rabu tepatnya pada tanggal 24 April 2019, di FIK UNNES khususnya di jurusan PJKR dan Prodi PGPJSD diadakan acara pembekalan PPL yang merupakan sebuah gambaran bagi mahasiswa yang akan melaksanakan PPL dan sebuah pelatihan cara bagaimana ketika terjun kelapangan.  Saat pembekalan mahasiswa di wajibkan memakai celana training dan kaos berkerah. Acara tersebut berlangsung di hadiri dari berbagai guru yang telah melaksanakan pelatihan di luar negeri serta pak Deny dan pak indro menjelaskan dan bercerita tentang pembekalan ppl.
Mahasiswa sangat bersemangat dalam mendengarkan, terlebih lagi karena mendapatkan konsumsi disiang hari sebelum dimulai yaitu berupa snak. Di saat penjelasan sudah selesai semua mahasiswa di suruh membuat kelompok kecil yang akan di buat games. Kelompok tersebut di bedakan menjadi mahasiswa PJKR dan PGPJSD sendiri. Setiap kelompok melakukan olahraga yang berbeda seperti sepak bola dan basket.

    Kemudian setelah dibuat kelompok dan melakukan game,  ada juga mahasiswa yang tidak kebagian main,  yaitu mengamati bagaimana cara pengkondisian kelas yang dilakukan dan bagaimana cara pengajaran atau model pembelajaran yang dilakukan pada saat terjun kelapangan nanti. Kemudian setelah selesai semua,  mahasiswa diberikan waktu untuk tanya jawab dan mahasiswa juga sanagt antusias dan aktif bertanya kepada pemberi bekal dan pelatihan PPL tersebut.

Pekan Olahraga Mahasiswa Rayon I Cabang Olahraga Atletik Oleh: Riyan Dwi Hidayana(6101416112)

 Pekan Olahraga Mahasiswa Rayon I Cabang Olahraga Atletik Oleh: Riyan Dwi Hidayana(6101416112)

    Semarang,  26 April 2019. Tempatnya di tri lomba juang (TLJ)  semarang. Pada hari itu telah dilaksanakan pertandingan atletik dengan berbagai nomor, seperti nomor lari, lompat,lempar dan juga tolak.  Dan pada hari itu juga,  di oertandingan Pekan Olahraga Mahasiswa Rayon l, kampus  unniversitas negeri semarang (UNNES) telah menurunkan banyak atlet untuk bertanding,  bisa dibilang UNNES adalah pengirim atlet terbanyak di banding kampus yang lain.

    Begitu juga dengan hasil yang diraihnya, yaitu bisa dikatakan UNNES pemborong juara pada pertandingan Pekan Olahraga Mahasiswa Rayon l ini,. Yaitu dengan perolehan 19 medali emas,  13 medali perak, dan 2 medali perunggu dan total perolehan medali adalah 34. Dan itu adalah perolehan terbanyak dibanding jampus yang lain.  Dan UNNES menjadi juara umum pada pertandingan Pekan Olahraga Mahasiswa Rayon l (POM RAYON 1) 2019.

pembekalan ppl


Pada hari Rabu, 24 April 2019 yang di ikuti oleh selurus mahasiswa PJKR dan PGPJSD 2016 di gor indoor tennis pukul 12.30 dalam acara pengenalan kegiatan pembelajaran sebagai bekal persiapan PPL. Saat pembekalan mahasiswa di wajibkan memakai celana training dan kaos berkerah. Acara tersebut berlangsung di hadiri dari berbagai guru yang telah melaksanakan pelatihan di luar negeri serta pak deny dan pak indro menjelaskan dan bercerita tentang pembekalan ppl.
Mahasiswa sangat bersemangat dalam mendengarkan, terlebih lagi karena mendapatkan snak. Di saat penjelasan sudah selesai semua mahasiswa di suruh membuat kelompok kecil yang akan di buat games. Kelompok tersebut di bedakan menjadi mahasiswa PJKR dan PGPJSD sendiri. Setiap kelompok melakukan olahraga yang berbeda seperti sepak bola dan basket. Di dalam game tesebut kita bermain seperti biasa, setelah beberapa waktu game selesai. Kemudian di adakan evalusi serta tanya jawab, materi pembekalan selesai dan mahasiswa kembali kerumah masing-masing.

straight news


Semarang, 22 April 2019 telah terjadinya teknikal meeting popda tingkat SMK SMA sederajat di BP DJIKJUR Jawa Tengah pada cabang olahraga gulat. Teknikal meeting tersebut di hadiri oleh berbagai official, pelatih, wasit, serta pengurus gulat beserta jajarannya di Jawa tengah. Teknikal ini di adakan setiap kali akan di adakan pertandingan, karena dalam pertandingan gulat kategori pelajar memiliki Batasan Teknik yang tidak boleh di gunakan saat pertandingan yang berakibat fatal terhadap lawan maupun diri sendiri.
Di dalam teknikal meeting tersebut menjelaskan tetang peraturan terhadap Teknik apa saja yang tidak di perbolehkan selama pergulatan, begitu juga dengan cara teknis kesopanan atlet di saat berada dalam matras ketika pertandingan sedang berlangsung.
Acara tersebut berjalan dengan lancar di mulai penjelasan tentang peraturan sampai sesi tanya jawab apa yang sudah di sampaikan. Semua official pelatih bisa menerima dan menyampaikan informasi yang terkait peraturan dan cara bertanding kepada atlet masing-masing.

Futsal Unnes Raih Medali Emas di Ajang POM Rayon I (straighht news)


Medali Emas Cabor Futsal di Raih oleh UNNES

Semarang- Gelaran pekan olahraga mahasiswa (POM) rayon I Jawa Tengah, diikuti oleh 54 perguruan tinggi yang ada dikota Semarang, Kab.Semarang, Kendal, Salatiga, Grobogan, Demak, Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, serta diikuti kurang lebih sebanyak 1500 atlet mahasiswa. Sebanyak 11 cabang olahraga digelar dalam ajang 2 tahunan tersebut. Cabang tersebut yakni futsal, karate, pencak silat, tarung derajat, bulu tangkis, tennis meja, tenis lapangan, catur, bola basket, bola voli, dan taekwondo.

Dari cabang olahraga futsal, team futsal Unnes berhasil meraih medali emas setelah berhasil mengalahkan team futsal Universitas Semarang dengan skor tipis 1-0 pada pertandingan yang diselenggarakan di Gor Undip, Tembalang. Pada partai final pertandingan berlangsung seru dan menarik, kedua team pada awal laga terlihat bermain dengan tempo yang lambat dan hati-hati guna membaca serangan dari lawan dan menghindari dari kebobolan diawal laga. Unnes yang diperkuat oleh salah satu pemain yang sudah bermain di kasta tertinggi liga futsal Indonesia (Pro Futsal League) tepatnya di klub SKN Kebumen yakni Ahmad khoiron terlihat lebih mendominasi permainan. Berkat pengalaman dan jam terbang yang tinggi membuat pola serangan dari tim Unnes ini lebih atraktif dan menarik.

Dengan hasil yang didapat ini, team futsal dari Universitas Negeri Semarang dipastikan menjadi salah satu yang mewakili POM ditingkat provinsi (Pemprov) pada juni mendatang, oleh karena itu POM Rayon ini juga merupakan ajang untuk kualifikasi. Untuk provinsi Jawa Tengah dibagi menjadi 3 rayon yakni Semarang dan sekitarnya, Solo dan sekitarnya, serta Banyumas dan sekitarnya. Nantinya atlet-atlet terbaik dimasing-masing Rayon akan bersaing di Pemprov. Dan setelahnya, atlet dari masing-masing cabang akan mewakili Jawa Tengah di Pekan Olahraga Provinsi (Pomnas) di Banda Aceh, November mendatang.

Atlet yang di terjunkan oleh perguruan tinggi haruslah mahasiswa aktif. Setiap atlet wajib melampirkan beberapa persyaratan seperti kartu mahasiswa, KRS, dan bukti pembayaran SPP. Karena persyaratan tersebut merupakan ketentuan untuk ajang gelaran Pomnas yang berlangsung di Banda Aceh pada November mendatang.
Pict by instagram: ukmsepakbola.futsalunne

Pembekalan PPL oleh Narasumber Terbaik


Pengenalan Kegiatan Pembelajaran Sebagai Bekal PPL

Pembekalan berlangsung hari Rabu tepatnya pukul 13.00, ini dilaksanakan tepatnya di lapangan tennis indoor. Acara ini diwajibkan untuk seluruh mahasiswa PJKR dan PGPJSD 2016  serta dihadiri juga sebagian mahasiswa PPG Unnes guna memberikan sedikit gambaran mengenai  program pengenalan lapangan (PPL). Berhubung dengan adanya presensi kehadiran, maka sebagian dari mahasiswa yang berkewajiban, hampir semuanya  menghadiri acara tersebut. Disamping lain, mahasiswa yang hadir mendapatkan sedikit snack, sehingga sedikit menambah antusias dari kalangan mahasiswa sendiri

Mahasiswa dibariskan sesuai dengan rombel, kemudian acara ini dibuka oleh ketua jurusan PJKR bapak Mugiyo Hartono, beliau memberikan pidato singkat, agar mahasiswa lebih bersemangat dan sekaligus mengingatkan bahwa semester 6 ini mahasiswa dihimbau agar mengumpulkan tema penelitian. Kemudian acara dilanjutkan oleh pemaparan 4 guru yang sangat spesial, karena pernah mewakili Indonesia pada study banding di Australia, tepatnya di University Of Queensland. Disana ke 4 guru ini mengobservasi tentang sistem pembeajaran dan hal-hal yang dapat memajukan pendidikan. Oleh karena itu, ilmu yang beliau2 dapatkan akan dijabarkan kembali kepada mahasiswa, dengan harapan dapat mengubah cara mengajar calon peserta PPL ini supaya lebih inovatif dan kreatif.

Sesi presentasi di mulai, disampaikan oleh Pak Deny, beliau menjelelaskan tentang pendekatan pembelajaran yang dinamakan TgfU (Teaching Games for Understanding). Yaitu pendekatan pembelajaran pendidikan jasmani untuk memperkenalkan bagaimana anak mengerti olahraga melalui bentuk konsep dasar bermain. TGfU tidak memfokuskan pembelajaran pada teknik bermain olahraga, sehingga pembelajaran akan berjalan lebih dinamis dan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Dengan pembelajaran yang berkonsep pada bermain, diharapkan akan menciptakan pembelajaran yang membuat antusias  bagi peserta didik

Pada salah satu sesi, yaitu praktek nyata penerapan pendekatan TGfU ini, mahasiswa dibagi menjadi 2 kelompok, dan masing-masing kelompok berjumlah 15 orang, dan mahasiswa yang lain mengamati dipinggir lapangan. Contoh dari Pendekatan TGfU ini adalah dalam pembelajaran bola bakset, menggunakan sebuah permainan yang bernama bola batas. Cara memainkannya adalah mengutamakan tekhnik passing dan pivot, serta mahasiswa tidak diperbolehkan mendribel/membawa lari bola, hanya boleh di passing saja. Lalu untuk mencetak poin hanya perlu menyentuhkan bola di garis batas awal lapangan lawan.Permainan ini cukup efektif untuk membuat siswa bergerak dan sangat menyenangkan. “Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran dan juga berguna sebagai referensi bagi mahasiswa sebelum terjun untuk kegiatan PPL”, tutur Pak Andry selaku sekertaris jurusan PJKR.

Sabtu, 23 Maret 2019

Abdillah Wahab Task 1-2


Dies Natalis UNNES Semarang

    Hari itu saya tidak berangkat mengikuti acara megah dies natalis unnes karena kesiangan bangunnya, akan tetapai saya sangat menyesal tidak mengikuti acara tetsebut, memang hanya melihat dari sosmed, akan tetapi saya merasakan kemeriahan yang sangat hebat disana, bukan hanya warga unnes yang berpartisipasi tetapi bahkan instansi lain luar unnes pun berpartisipasi, sungguh mengagumkan unnes tercinta, kamousnya yang hijau nan asri dengan semua sudut jalannya yang ramai dipenuhi semua umat manusia, bahkan hunan pun tidak menghilangkan keceriaan mereka

Special Moments

     Spesial moment dalam hidup saya adalah saat saya di terima di Universitas negeri Semarang, mengapa begitu? Karena moment trrsebut penuh dengan usaha luarbiasa, berbau-bau keberuntungan serta penuh dengan doa orang-orang sekitar.
     Berbagai cara dan usaha tiap hari saya lakukan untuk masuk ke Universitas Negeri Semarang. Dari berlatih setiap hari belajar setiap hari saya lakukan dengan tekun, akan tetapi ada satu hal dan moment yang sangat tidak akan saya lupakan, saat itu saya telah diterima menjadi calon mahasiswa baru di universitas negeri semarang, akan tetapi saat tahu ukt saya terlalu besar dan bidikmisi saya tidak lolos, sayapun berpikir dua kali, mau melanjutkan atau tidak, saya bepikiran untuk bekerja saya dibanding kuliah.
     Walaupun itu sangat membebani hati saya, akan tetapi kedua orangtua saya dan mbak saya tetap bersikukuh supaya saya tetap kuliah, akan tetapi dalam hati saya tidak ingin menyusahkan orang tua dengan adanya ukt tersebut, lalu dengan berbagai motivasi dari kedua orangtua saya, akhir nya saya mengikuti instruksi mereka dengan tetap melanjutkan kuliah di Unnes, dan memang benar katagkata orangtua kita, apabila diikuti pasti akan baik dengan kehidupan kita dan orang tua, karena pada saat semester 2, Alhamdulillah saya mendapatkan bidikmisi tambahan, dan alhamdulillah saya tidak terlalu membebani kedua orang tua saya yang hanya seorang buruh.
     Terimakasih.... Selalu semangat dalam menjalankan apa yang ingin kita lakukan, dan jangan lakukan setengah-setengah!

Nama saya abdillah wahab (6101416080) 
PJKR BC 2016

Riyan Dwi Hidaya


Tugas 1
Dies natalis Unnes ke-54


     Pada hari rabu tepatnya pada tanggal 6 maret 2019, Universitas Negeri Semarang megadakan acara besar besaran yang disebut dengan DIES NATALIS UNNES KE-54 pukul 06.30, di lapangan Prof Dirham (lapangan sepak bola dan atletik)Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) kampus  Sekaran, Gunungpati, Semarang. Mengawali acara yaitu dengan tampilan Marching Band dari Akpol disusul tampilan kolaborasi akrobatik silat dilanjutkan senam konservasi. dan penganugerahan Leprid (Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia). Dari lapangan Prof Dirham, peserta mengikuti jalan sehat menuju auditorium untuk menyaksikan bazar dan pameran. 
      Dan juga pada waktu jalan sehat,  sesampai di depan Fakultas Bahasa dan Seni,  semua peserta jalan sehat mendapatkan kupon hadiah yang nantinya akan diundi di atas panggung depan auditorium. Kemudian setelah sampai depan auditorium, disana ada panggung besar beserta banyak doorprize yang nantinya jika no undiannya beruntung akan mendapatkan hadiah tersebut. 
     Dan juga diselingi dengan hiburan hiburan yang menarik dan membuat peserta heboh,  dan ditambah dengan hujan yang menyelimuti siang itu yang menambah sensasi dan menambah kehebohan uuntuk menunggu doorprize dengan hadiah utama 3 Sepeda motor, 42 sepeda, dan ratusan lainnya. Tetapi satu hal yang membuat saya Kecewa pada waktu itu, yaitu saya sudah mengikuti acara dari awal sampai akhir tetapi satupun tidak mendapatkan doorprize apa apa,  karena mungkin saya belum beruntung. Dan akhirnya saya pulang ke kos dengan tangan kosong.





Tugas 2

Spesial moment
       

     Sedikit cerita yang mungkin bagi orang lain adalah hal sepele,  tetapi tidak bagi saya dan moment tersebut adalah spesial bagi saya.  Karena apa,  karena hal itu saya dapatkan dengan tanpa terduga oleh benak saya,  yaitu suatu prestasi yang mana itu adalah prestasi muncul di luar perkiraan kemampuan saya, yaitu sebuah prestasi kejuaraan lari jarak jauh dengan jarak 10km. Dengan kategori mahasiswa. Kenapa saya mengatakan ini adalah hal yang tidak saya duga? Karena sebelumnya saya adalah bukan atlet dan saya juga kurang menguasai dalam basic atletik khususnya lari jarak jauh,  tetapi kenyataannya setelah saya bertanding,  
     Alhamdulillah saya mendapatkan juara 2 tingkat mahasiswa, padahal pesaing pesaing atau pelari yang mengikuti juga bisa dibilang atlet yang sudah memiliki pengalaman dan penguasaan teknik lari jarak jauh, tetapi mungkin karna ini adalah moment keberuntungan saya, dan juga mungkin saya memiliki bakat yang terpendam selama ini, maka dengan prestasi yang tidak terduga itu. Saya lebih memiliki kepercayaan diri dibanding sebelumnya, biarpun orang lain mungkin menganggap hal ini hal sepele tetapi hal ini adalah hal yang spesial buat saya.


Nama  : Riyan Dwi Hidaya



Nim    : 6101416112
Prodi   : Pjkr'16

Matkul  : Sport jurnalism


ONE OF SPECIAL MOMENT IN MY LIFE


ONE OF SPECIAL MOMENT IN MY LIFE

Salah satu moment atau peristiwa yang menurut saya special walaupun itu cuma peistiwa kecil. Yang menurut sebagian orang mungkin suatu peristiwa yang kecil dan tidak berarti, namun tidak untuk saya. Karena dengan kejadian dan peristiwa itu menjadikan sedikit kebahagian, kebanggan, senyum kecil dari kedua orang tuaku tercinta.
Kurang lebih peristiwa itu terjadi sekitar 2,5 tahun yang lalu saat itu mungkin umurku belum genap 18 tahun. Iya, perisiwa kecil dan sederhana yang mungkin tidak berarti bagi orang lain, mungkin. Peritiwa itu adalah pengumuman penerimaan masuk perguruan tinggi negeri, disalaha satu PTN di Jawa Tengah, sederhana bukan? Alhamdulillah pada saat itu saya merupakan salah satu orang yang beruntung atau bejo. Peristiwa kecil itu merupakan salah satu cita-cita dan kebanggan bagi saya dan orang tua, yang ingin anaknya bisa bersekolah sampai perguruan tinggi negeri. Mereka merupakan orang tua yang hebat, sederhana, mulia dan mempunyai pemikiran mulai untuk menyekolahkan ankanya, walaupun keduanya cuma lulusan Smp dan Sma. Yah walaupun bukan jurusan yang saya inginkan dan cita-citakan selagi Sma. But its okaylah, mungkin ini merupakan salah satu rejeki ku untuk bersekolah.
Dulu pas 1 tahun sebelum bisa mendafatar dijenjang perguruan tinggi, atau waktu masi kelas XII SMA, kedua orang tua bapak ibu, pernah mengajak saya bicara. Inti dari pembicaraan tersebut yakni, mereka meminta maaf, Karena pada saat itu mereka bilang belum tau pasti apakah saya bisa melanjutkan bersekolah  ke jenjang perguuan tinggi atau tidak, dikarenakan ada krisis ekonomi, usaha keluarga mengalami penurunan pada saat itu. Mendengar perkataan bapak, saya pribadi agak bersedih, bukan permasalahan tidak bisa bersekolah ke jenjang perguruan tinggi. Nada bicara bapak yang pelan, dan agak tersendat yang membuat saya bersedih. Bapak merasa sedih dan gagal kalau semisal tidak mampu menyekolahkan anaknya. Ya Allah begitu mulianya mereka dengan memfasilitasi dan mengarahakan masa depan anaknya.
Untuk kedua orang tuaku, bapak , bu mohon maaf yang sebesar besarnya. Pengorbanan yang begitu besar belum bisa saya balas dengan kebanggaan. Maafkan anakmu ini yang cuma jadi mahasiswa payah, mahasiwa yang tidak punya prestasi. Malu sebenarnya, tapi emang kemampuan ankmu ini yang di bawah rata-rata. Semoga Allah segera memberiku kesadaran, kemampuan untuk mencapai kesuksesan. Jangan lelah doakan aku ya pak ,buk. Semoga kelak aku bisa menjadi kebanggan buat mereka, serta berguna bagi orang lain, amin.

Dies Natalies ke-54 UNNES


     Pada gelaran Dies Natalies UNNES ke – 54 yang diselenggarakan pada tannggal 6 maret 2019 ini mendapat cukup antusias  dari seluruh warga Universitas Negeri Semarang. Seperti hal nya tahun-tahun sebelumnya, gelaran Dies Natalies ini mempunyai beberapa agenda atau seluruh acara yang melibatkan seluruh warga Unnes. Acara dimulai dengan melakukan upacara pembukaan sebagai tanda dimulainya kegiatan, diikuti dengan sambutan oleh rector UNNES, Bapak Prof Dr fathur Rokhman. Berlanjut diikuti dengan sambutan oleh para dekan setiap fakultas.
Pada acara yang diselenggarakan di lapangan Prof Dirham, fakultas ilmu keolahragaan (FIK) dimeriahkan oleh taruna-taruni dari Akademi Kepolisian lewat pertunjukan marching band. Dengan adanya acara yang dimeriahkan dengan pertunjukan marching band membuat daya Tarik tersendiri buat mahasiswa-mahasiswi Unnes. Mereka menyambut kegiatan ini dengan penuh antusias dengan tujuannya masing masing dalam mengikutinya. Ada yang mempunyai tujuan untuk mengisi waktu luang (daripada gabut di kos), ajang mencari jodoh, mendapat hadiah utama dorprise (motor), dan tujuan tujuan lainnya.
     Atraksi marching band dari taruna-taruni Akpol telah selesai, acara dilanjutkan dengan senam konservasi yang dipimpin oleh beberapa mahasiswa dari fakultas ilmu keolahragaan. Pada saat senam nampak ribuan mahasiswa yang mengikuti, hal ini merupakan salah satu rekor dengan jumlah peserta terbanyak. Tak hanya sampai disitu, beberapa mahasiswa yang sudah dipilih dan diseleksi juga memeriahkan acara ini dengan pertunjukan jurus jurus pencak silat, mereka mempraktikan jurus dengan penuh power, lugas, dan lincah dan dibalut dengan pakaian lengkap pencak silat.
     Di pertengahan upacara yang diselenggarakan dilapangan Prof Dirham(lapangan sepakbola dan atletik), nampak ketua umum dari Leprid(lembaga prestasi Indonesia-Dunia), Paulus Pangka yang menyerahkan piala dan piagam kepada rektor Unnes, Bapak Prof. Dr Fathur Rokhman. Atas prestasi penyelenggaraan Dies Natalies berbasis konservasi secara rutin dan konsisten diantara acranya (penanaman pohon, pagelaran wayang, kompetisi peradilan semu piala konservasi). Setelah serangkaian acara yang diselenggarakan di lapangan Prof Dirham, kegiatan dilanjut dengan jalan sehat. Rute jalan sehat dimulai dari FIK-FH-FIS-FMipa, FBS-Auditorium. Untuk pembagian kupon dorprise dilakukan disekitar kampung budaya di Fakultas Bahasa dan Seni diikuti dengan pembagian air mineral dan nasi kuning untuk peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.
     Tiba saatnya pengundian kupon hadiah (dorprise) yang ditunguu-tunggu oleh segenap peserta yang mengikuti. Para peserta berharap untuk mendapatkan kupon undian dengan hadiah utama yakni 3 Sepeda motor, 42 sepeda, dan ratusan lainnya. Dengan adanya bazar, pameran dan acara live music membuat kegiatan Dies Natalies ini semakin meriah

Diesnatalis 54


Nama : Kharisma Wati
Nim : 6101416089

Kegiatan Diesnatalis Universitas Negeri Semarang yang dilaksanakan pada hari Rabu 6 Maret 2019 merupakan hari jadi atau peristiwa penting yang sangat bersejarah. Diesnatalis Universitas Negeri Semarang yang ke 54 di meriahkan dengan berbagai kegiatan yang meriah, megah. Acara tersebut di meriahkan oleh seluruh warga Universitas Negeri Semarang dan masyarakat sekitarnya. Kegiatan ini di awali dengan upacara pembukaan yang di buka dengan Bapak Prof. Dr. Fathur Rokhman selaku rektor UNNES dan sekaligus membuka dan memberi sambutan tak lupa untuk memberikan kesempatan kepada dekan fakultas untuk menyampaikan sambutan.
Acara pertama yaitu menyanyikan lagu kebangsaan dan dilanjutkan dengan mars UNNES. Kemudian penampilan dari para pesilat UNNES, serta acara yang sudah di tunggu-tunggu warga UNNES yaitu penampilan marchine band dari taruna taruni Akpol yang sangat tatapan mata tidak bisa berkedip, dan mencuri perhatian warga dan masyarakat sekitar UNNES. Dan dilanjutkan sengan senam aerobic bersama. Kemudian penghargaan piala yang diberikan oleh Prof. Dr. Fathur Rokhman. Acara pembukaan ini di selenggarakan dilapangan Prof. Dirham Fakultas Ilmu Keolahragaan yang sangat meriah dengan penuh tepuk tangan. Setelah acaea aerobic bersama selesai dilanjutkan dengan jalan sehat. Keadaan suasana yang gerimis tetapi penuh semangat. Rute jalan sehat itu sendiri dimulai dari FIK-FH-FIS-FMIPA-FBS-dan titik terakhir di rektorat. Dan saat pembagian  kartu kupon yang dilaksanakan di depan Fakultas Bahasa Seni, ada yang lebih mengasikan yaitu pada saat pembagian kupon dorprize peserta ada yang menapatkan nasi kuning beserta air mineral. Sesampai di lokasi tujuan yaitu rektorat banyak sekali hiburan music. Di saat hiburan music di tampilkan acara di selingi pembagian dorprize peserta jalan sehat bagi yang nomor kuponnya di sebutkan. hiburan terus mengalir  hingga acara jalan sehat dan pembagian kupon selesai.


Nama   : Kharisma Wati
Nim     : 6101416089
Rombel : PJKR BC
Matkul : Sport journalism


Assalamualaikum wr.wb
Puji syukur alhamdulilah saya masih diberi kesempatan untuk menceritakan pengalaman yang tidak terlupakan. Disini saya akan menceritakan pengalaman saya saat pertama  masuk sekolah dasar tahun ajaran baru.
 Pada malam hari sebelum masuk sekolah untuk pertama kalinya aku menginjak lantai sekolah dasar, aku sibuk sendiri untuk mempersiapkan buku dan peralatan tulis lainnya untuk dimasukan ke dalam tas.  Malam hari itupun aku tak bisa tidur karena kepikiran, besok diajari apa ya ? kalau di kasih pertanyaan aku harus jawab apa, dan masih banyak lagi yang aku bayangkan. Akhirnya akupun tertidur dan bangun pukul 05.00 seperti biasa, pagi hari aku mencuci piring dan beli sarapan di warung samping rumah.  Sesudah aku beli sarapan, akupun mandi dan mengenakan seragam putih merah. Dengan penuh semangat pukul  06.15 aku berangkat sekolah jalan kaki bersama kakak dan teman-temannya. Di waktu perjalanan akupun dijailin sama temen-temenya kakak, di bilangi nanti gurunya galak, tugas banyaklah dan masih banyak lagi canda gurau. Sesampai di gerbang sekolah, aku bingung dengan banyaknya ruangan kelas dan banyak pedagang pastinya hehehe Sesampai di sekolah aku di antar kakak ke ruangan kelas 1A, karena aku masuk dikelas tersebut.  Setelah dikelas aku menaruh tas di bangkus paling depan pojok kiri samping pintu masuk, kelas masih sepi dan aku siswa yang pertama berangkat dikelas 1A. setelah aku menaruh tas, aku jalan-jalan keluar untuk lihat sekitas terutama penjual mainan.  Sekitar 15menit aku jalan-jalan sendiri, lalu aku kembali ke kelas karena bel masuk sudah berbunyi. Akupun lari biar tidak dimarahi bu guru, dengan nafas tersenggal aku masuk ke dalam ruangan, dan taraaaaaa aku salah masuk kelas, yang di awal aku mengingat kalau kelasku disamping parkiran, ternyata aku salah masuk dikelas, dimana tadi aku menaruh tas bangku paling depan samping pintu masuk, tapi bangku itu sudah di tempati  dua orang laki-laki. Dan aku bertanya “tasku mana ??”  orang seisi di dalam kelas kemudian pada mengalihkan pandangannya ke saya , dan mereka tertawa karena salah masuk kelas 6A. awalnya saya mau berusaha keras meyakinkan kalau tas saya berada di bangku tersebut, setelah itu saya dikasih tahu sama kakak kelas, kalau ruang kelas 1A berada di depan kelas 6A yang saling berhadapan, dan dari sinilah saya mulai terkenal sampai ke kakak kelas gara-gara salah masuk kelas.
Mungkin itu pengalaman yang pernah saya alami dan tidak terlupakan, singkat kata saya pribadi mengucapkan banyak maaf kalamana ada penulisan yang krang jelas, cukup sekian dan  terimakasih  atas perhatiannya.
Wassalamualaikum wr.wb


Dies Natalies UNNES ke-54

Dies Natalies UNNES ke-54
        
        Acara Dies Natalies UNNES yang ke 54 ini adalah Acara Ulang Tahun Universitas Negeri Semarang (UNNES). Dimulau daru acara Upacara Pembukaan dies Natalies UNNES di selenggarakan di Lapangan Prof Dirham. Tepatnya di Lapangan Fakultas Ilmu Keolahragan UNNES. Pertama-tama kegiatan diawali dengan acara upacara Pembukaan, disana disuguhi oleh senam Konservasi yang menjadi simbol Universitas Negeri Semarang. Lalu dilanjutkan dengan Jalan-jalan sehat, diikuti oleh Dosen,Pegawai, Mahasiswa maupun wara sekitar Kampus UNNES, Sangat menarik ketika mendengar bahwa ada hadiah door prize berupa 2 buah sepeda motor, 34 sepeda gunung, elevisi, kulkas dan masih banyak lagi. Pagi ini juga di adakan Bazar, expo dan Pameran di Auditorium UNNES disana  mengenalkan Produk dan Jasa Unggulan UNNES berbasis riset dan hasil kerja sama dengan mitra binaan. Kegiatan ini diikuti oleh semua Fakultas, PPs, Lembaga, Dharmawanita, UMKM binaan UNNES, dan Mitra. 
     Lalu juga ada kegiatan bakti sosial di kelurahan UNNES, melakukan kegiatan layanan dan pengabdian kepada masyarakat sekitar. lalu ada lomba olahraga di Lapangan FIK UNNES, Lapangan Tonnis tepatnya, kegiatan ini ntuk menjalin keakraban sesama warga unnes, lalu di lanjutkan kegiatan lomba seni, tepatnya di kampus FBS (Fakultas Bahasa dan Seni) tujuanya adalah dngan menjalin keakraban sesama warga UNNEs dan menumbuhkan prestasi di Bidang Seni. Lalu ada acara terkahir yaitu UNFEST atau bisa disebut UNNES Night Festival yang di tempatkan di Lapangan FIK Unnes, berbagai macam acara ada di sana seperti festival musik dan lain-lain. 



Task 2

Menceritakan Spesial Moment


     Perkenalkan nama saya Rahardian Bayuaji Pamungkas, saya adalah mahasiswa PJKR UNNES 2015, saya akan manceritakan spesial momen didalam hidup saya. Saya mempunyai kisah perjalanan ke luar negeri tepatnya ke Singapura dan Malaysia. Saya berangkat dalam rangka mengikuti Program PPL untuk syarat kelulusan saya. Disana, saya tidak hanya sendiri, tetapi ada 8 teman saya satu kelas untuk mengikuti program tersebut. Disana tidak hanya PPL akan tetapi dari kampus mensinergikan program terbut menjadi dua program syarat kelulusan, yaitu PPL dan KKN jadi sekalin PPL kamu juga mempunyai program KKN di sana. Kami berangkat padahari minggu tanggal 28 Oktober 2018 di Bandara Ahmad Yani Semarang, Berangkat pukul 16.00 WIB dan Tiba 18.00 WIB hampir lebihnya segitu. Ketika kami tiba disana kami langsung disambut oleh salah satu guru pamong kami dari ITE College East Singapore, dia juga menjadi guru Pendidian Jasmani disana. Oh iya selain PPL dan KKN ada juga beberapa teman kami termasuk saya untuk mengambil penelitian skrpsi di sekolah tersebut.
     Hari Pertama disana kami diarahkan oleh salah satu guru disana, di perkenalkan dan diajak keliling sekolah tersebut. Sangat berbeda dengan sekolah di Indonesia, Infrastruktur disini sangat memadai, terlihat lebih modern, ya mungkin karena Singapura adalah salah satu negara maju dan ranking 4 bidang Pendidikan di dunia. Disana kami ditekan untuk mengajar siswa dan siswi menggunaan bahasa Inggris, karena disana bahasa Nasional adalah Bahas Inggris. Setelah hari Pertama hari kedua kami terjun langsung mengajar murid-murid disana. Banyak Ras yang beragam ketika saya melihat murid-murid yang saya ajar ketika itu, ada yang dari Eropa, Melayu, India dan China mayoritas.
     Tapi syukur, waktu pertama kami mengajar terlihat lancar. Waktu terus berlanjut di Singapur jarang sekali ada kendaraan pribadi, jika disana mau pergi ke suatu tempat harus menggunakan transportasi umum, Contoh Bis, Kereta MRT dll. Untuk urusan makan mungkin terlihat mahal ya, karena sekali makan bisa2/3 dollar singapura. Mungkin kalau di Rupiahin sekitar 22 ribu atau 33 ribu, lumayan mahal tetapi sesuai kualitas harga “Ya ada Harga ada rupa”. Disana kami tidak lupa mengunjungi tempat wisata yang terkenal di singapura, Marina Bay, China Town, Paya Lebar, Bedok dan lain-lain. Sudah sebulan lamanya kami disana kami sudah melewati masa PPL dan KKN kami disana. Setelah itu kami tidak bergegas pulang akan tetapi kami berangkat ke Malaysia. 
     Dari Singapura kami menggunakan Singapore airlines untuk pergi ke Malaysia, tepatnya di Malaka, Malaysia. Di Malaka yang paling terkenal adalah Gang Joker, itu seperti gang yang banyak penjual makanan dan oleh-oleh khas Malaysia. Dan juga ada Mall Dataran Mega Mall dan gereja yang paling terkenal di Malaka. # Hari kami di malaka kami berangkat ke Kualalumpu, kami naik Shuttle bus, selama 2 Jam dari Malaka, 4 hari di kualalumpur kami mengunjungi Menara yang paling terkenal di Asia Tenggara Menara KLCC Petronas. Lalu setelah 7 hari di Malaysia kami pulang ke Indonesia.


Nama : Rahardian Bayuaji P
NIM : 6101415071