Tugas 1
Dies natalis Unnes ke-54
Pada hari rabu tepatnya pada tanggal 6 maret
2019, Universitas Negeri Semarang megadakan acara besar besaran yang disebut
dengan DIES NATALIS UNNES KE-54 pukul 06.30, di lapangan Prof Dirham (lapangan sepak
bola dan atletik)Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang. Mengawali
acara yaitu dengan tampilan Marching Band dari Akpol disusul tampilan kolaborasi
akrobatik silat dilanjutkan senam konservasi. dan penganugerahan Leprid
(Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia). Dari lapangan Prof Dirham, peserta mengikuti
jalan sehat menuju auditorium untuk menyaksikan bazar dan pameran.
Dan juga
pada waktu jalan sehat, sesampai di depan
Fakultas Bahasa dan Seni, semua peserta
jalan sehat mendapatkan kupon hadiah yang nantinya akan diundi di atas panggung
depan auditorium. Kemudian setelah sampai depan auditorium, disana ada panggung
besar beserta banyak doorprize yang nantinya jika no undiannya beruntung akan
mendapatkan hadiah tersebut.
Dan juga diselingi dengan hiburan hiburan yang
menarik dan membuat peserta heboh, dan
ditambah dengan hujan yang menyelimuti siang itu yang menambah sensasi dan
menambah kehebohan uuntuk menunggu doorprize dengan hadiah utama 3 Sepeda
motor, 42 sepeda, dan ratusan lainnya. Tetapi satu hal yang membuat saya Kecewa
pada waktu itu, yaitu saya sudah mengikuti acara dari awal sampai akhir tetapi
satupun tidak mendapatkan doorprize apa apa,
karena mungkin saya belum beruntung. Dan akhirnya saya pulang ke kos dengan
tangan kosong.
Tugas 2
Spesial moment
Sedikit
cerita yang mungkin bagi orang lain adalah hal sepele, tetapi tidak bagi saya dan moment tersebut
adalah spesial bagi saya. Karena
apa, karena hal itu saya dapatkan dengan
tanpa terduga oleh benak saya, yaitu
suatu prestasi yang mana itu adalah prestasi muncul di luar perkiraan kemampuan
saya, yaitu sebuah prestasi kejuaraan lari jarak jauh dengan jarak 10km. Dengan
kategori mahasiswa. Kenapa saya mengatakan ini adalah hal yang tidak saya duga?
Karena sebelumnya saya adalah bukan atlet dan saya juga kurang menguasai dalam
basic atletik khususnya lari jarak jauh,
tetapi kenyataannya setelah saya bertanding,
Alhamdulillah saya mendapatkan juara 2
tingkat mahasiswa, padahal pesaing pesaing atau pelari yang mengikuti juga bisa
dibilang atlet yang sudah memiliki pengalaman dan penguasaan teknik lari jarak
jauh, tetapi mungkin karna ini adalah moment keberuntungan saya, dan juga
mungkin saya memiliki bakat yang terpendam selama ini, maka dengan prestasi
yang tidak terduga itu. Saya lebih memiliki kepercayaan diri dibanding
sebelumnya, biarpun orang lain mungkin menganggap hal ini hal sepele tetapi hal
ini adalah hal yang spesial buat saya.
Nama : Riyan Dwi Hidaya
Nim : 6101416112
Prodi : Pjkr'16
Matkul : Sport jurnalism

Tidak ada komentar:
Posting Komentar