Dies Natalies UNNES ke-54
Acara
Dies Natalies UNNES yang ke 54 ini adalah Acara Ulang Tahun Universitas Negeri
Semarang (UNNES). Dimulau daru acara Upacara Pembukaan dies Natalies UNNES di
selenggarakan di Lapangan Prof Dirham. Tepatnya di Lapangan Fakultas Ilmu
Keolahragan UNNES. Pertama-tama kegiatan diawali dengan acara upacara
Pembukaan, disana disuguhi oleh senam Konservasi yang menjadi simbol
Universitas Negeri Semarang. Lalu dilanjutkan dengan Jalan-jalan sehat, diikuti
oleh Dosen,Pegawai, Mahasiswa maupun wara sekitar Kampus UNNES, Sangat menarik
ketika mendengar bahwa ada hadiah door prize berupa 2 buah sepeda motor, 34
sepeda gunung, elevisi, kulkas dan masih banyak lagi. Pagi ini juga di adakan
Bazar, expo dan Pameran di Auditorium UNNES disana mengenalkan
Produk dan Jasa Unggulan UNNES berbasis riset dan hasil kerja sama dengan mitra
binaan. Kegiatan ini diikuti oleh semua Fakultas, PPs, Lembaga, Dharmawanita,
UMKM binaan UNNES, dan Mitra.
Lalu juga ada
kegiatan bakti sosial di kelurahan UNNES, melakukan kegiatan layanan dan
pengabdian kepada masyarakat sekitar. lalu ada lomba olahraga di Lapangan FIK
UNNES, Lapangan Tonnis tepatnya, kegiatan ini ntuk menjalin keakraban sesama
warga unnes, lalu di lanjutkan kegiatan lomba seni, tepatnya di kampus FBS
(Fakultas Bahasa dan Seni) tujuanya adalah dngan menjalin keakraban sesama
warga UNNEs dan menumbuhkan prestasi di Bidang Seni. Lalu ada acara terkahir
yaitu UNFEST atau bisa disebut UNNES Night Festival yang di tempatkan di
Lapangan FIK Unnes, berbagai macam acara ada di sana seperti festival musik dan
lain-lain.
Task 2
Menceritakan Spesial Moment
Perkenalkan nama saya Rahardian Bayuaji Pamungkas, saya
adalah mahasiswa PJKR UNNES 2015, saya akan manceritakan spesial momen didalam
hidup saya. Saya mempunyai kisah perjalanan ke luar negeri tepatnya ke
Singapura dan Malaysia. Saya berangkat dalam rangka mengikuti Program PPL untuk
syarat kelulusan saya. Disana, saya tidak hanya sendiri, tetapi ada 8 teman
saya satu kelas untuk mengikuti program tersebut. Disana tidak hanya PPL akan
tetapi dari kampus mensinergikan program terbut menjadi dua program syarat
kelulusan, yaitu PPL dan KKN jadi sekalin PPL kamu juga mempunyai program KKN
di sana. Kami berangkat padahari minggu tanggal 28 Oktober 2018 di Bandara
Ahmad Yani Semarang, Berangkat pukul 16.00 WIB dan Tiba 18.00 WIB hampir
lebihnya segitu. Ketika kami tiba disana kami langsung disambut oleh salah satu
guru pamong kami dari ITE College East Singapore, dia juga menjadi guru
Pendidian Jasmani disana. Oh iya selain PPL dan KKN ada juga beberapa teman
kami termasuk saya untuk mengambil penelitian skrpsi di sekolah tersebut.
Hari
Pertama disana kami diarahkan oleh salah satu guru disana, di perkenalkan dan diajak
keliling sekolah tersebut. Sangat berbeda dengan sekolah di Indonesia,
Infrastruktur disini sangat memadai, terlihat lebih modern, ya mungkin karena
Singapura adalah salah satu negara maju dan ranking 4 bidang Pendidikan di
dunia. Disana kami ditekan untuk mengajar siswa dan siswi menggunaan bahasa
Inggris, karena disana bahasa Nasional adalah Bahas Inggris. Setelah hari
Pertama hari kedua kami terjun langsung mengajar murid-murid disana. Banyak Ras
yang beragam ketika saya melihat murid-murid yang saya ajar ketika itu, ada
yang dari Eropa, Melayu, India dan China mayoritas.
Tapi syukur, waktu pertama
kami mengajar terlihat lancar. Waktu terus berlanjut di Singapur jarang sekali
ada kendaraan pribadi, jika disana mau pergi ke suatu tempat harus menggunakan
transportasi umum, Contoh Bis, Kereta MRT dll. Untuk urusan makan mungkin
terlihat mahal ya, karena sekali makan bisa2/3 dollar singapura. Mungkin kalau
di Rupiahin sekitar 22 ribu atau 33 ribu, lumayan mahal tetapi sesuai kualitas
harga “Ya ada Harga ada rupa”. Disana kami tidak lupa mengunjungi tempat wisata
yang terkenal di singapura, Marina Bay, China Town, Paya Lebar, Bedok dan
lain-lain. Sudah sebulan lamanya kami disana kami sudah melewati masa PPL dan
KKN kami disana. Setelah itu kami tidak bergegas pulang akan tetapi kami
berangkat ke Malaysia.
Dari Singapura kami menggunakan Singapore airlines untuk
pergi ke Malaysia, tepatnya di Malaka, Malaysia. Di Malaka yang paling terkenal
adalah Gang Joker, itu seperti gang yang banyak penjual makanan dan oleh-oleh
khas Malaysia. Dan juga ada Mall Dataran Mega Mall dan gereja yang paling
terkenal di Malaka. # Hari kami di malaka kami berangkat ke Kualalumpu, kami
naik Shuttle bus, selama 2 Jam dari Malaka, 4 hari di kualalumpur kami
mengunjungi Menara yang paling terkenal di Asia Tenggara Menara KLCC Petronas. Lalu
setelah 7 hari di Malaysia kami pulang ke Indonesia.
Nama : Rahardian Bayuaji P
NIM : 6101415071
Tidak ada komentar:
Posting Komentar