Sabtu, 23 Maret 2019

Dies Natalies UNNES ke-54

Dies Natalies UNNES ke-54
        
        Acara Dies Natalies UNNES yang ke 54 ini adalah Acara Ulang Tahun Universitas Negeri Semarang (UNNES). Dimulau daru acara Upacara Pembukaan dies Natalies UNNES di selenggarakan di Lapangan Prof Dirham. Tepatnya di Lapangan Fakultas Ilmu Keolahragan UNNES. Pertama-tama kegiatan diawali dengan acara upacara Pembukaan, disana disuguhi oleh senam Konservasi yang menjadi simbol Universitas Negeri Semarang. Lalu dilanjutkan dengan Jalan-jalan sehat, diikuti oleh Dosen,Pegawai, Mahasiswa maupun wara sekitar Kampus UNNES, Sangat menarik ketika mendengar bahwa ada hadiah door prize berupa 2 buah sepeda motor, 34 sepeda gunung, elevisi, kulkas dan masih banyak lagi. Pagi ini juga di adakan Bazar, expo dan Pameran di Auditorium UNNES disana  mengenalkan Produk dan Jasa Unggulan UNNES berbasis riset dan hasil kerja sama dengan mitra binaan. Kegiatan ini diikuti oleh semua Fakultas, PPs, Lembaga, Dharmawanita, UMKM binaan UNNES, dan Mitra. 
     Lalu juga ada kegiatan bakti sosial di kelurahan UNNES, melakukan kegiatan layanan dan pengabdian kepada masyarakat sekitar. lalu ada lomba olahraga di Lapangan FIK UNNES, Lapangan Tonnis tepatnya, kegiatan ini ntuk menjalin keakraban sesama warga unnes, lalu di lanjutkan kegiatan lomba seni, tepatnya di kampus FBS (Fakultas Bahasa dan Seni) tujuanya adalah dngan menjalin keakraban sesama warga UNNEs dan menumbuhkan prestasi di Bidang Seni. Lalu ada acara terkahir yaitu UNFEST atau bisa disebut UNNES Night Festival yang di tempatkan di Lapangan FIK Unnes, berbagai macam acara ada di sana seperti festival musik dan lain-lain. 



Task 2

Menceritakan Spesial Moment


     Perkenalkan nama saya Rahardian Bayuaji Pamungkas, saya adalah mahasiswa PJKR UNNES 2015, saya akan manceritakan spesial momen didalam hidup saya. Saya mempunyai kisah perjalanan ke luar negeri tepatnya ke Singapura dan Malaysia. Saya berangkat dalam rangka mengikuti Program PPL untuk syarat kelulusan saya. Disana, saya tidak hanya sendiri, tetapi ada 8 teman saya satu kelas untuk mengikuti program tersebut. Disana tidak hanya PPL akan tetapi dari kampus mensinergikan program terbut menjadi dua program syarat kelulusan, yaitu PPL dan KKN jadi sekalin PPL kamu juga mempunyai program KKN di sana. Kami berangkat padahari minggu tanggal 28 Oktober 2018 di Bandara Ahmad Yani Semarang, Berangkat pukul 16.00 WIB dan Tiba 18.00 WIB hampir lebihnya segitu. Ketika kami tiba disana kami langsung disambut oleh salah satu guru pamong kami dari ITE College East Singapore, dia juga menjadi guru Pendidian Jasmani disana. Oh iya selain PPL dan KKN ada juga beberapa teman kami termasuk saya untuk mengambil penelitian skrpsi di sekolah tersebut.
     Hari Pertama disana kami diarahkan oleh salah satu guru disana, di perkenalkan dan diajak keliling sekolah tersebut. Sangat berbeda dengan sekolah di Indonesia, Infrastruktur disini sangat memadai, terlihat lebih modern, ya mungkin karena Singapura adalah salah satu negara maju dan ranking 4 bidang Pendidikan di dunia. Disana kami ditekan untuk mengajar siswa dan siswi menggunaan bahasa Inggris, karena disana bahasa Nasional adalah Bahas Inggris. Setelah hari Pertama hari kedua kami terjun langsung mengajar murid-murid disana. Banyak Ras yang beragam ketika saya melihat murid-murid yang saya ajar ketika itu, ada yang dari Eropa, Melayu, India dan China mayoritas.
     Tapi syukur, waktu pertama kami mengajar terlihat lancar. Waktu terus berlanjut di Singapur jarang sekali ada kendaraan pribadi, jika disana mau pergi ke suatu tempat harus menggunakan transportasi umum, Contoh Bis, Kereta MRT dll. Untuk urusan makan mungkin terlihat mahal ya, karena sekali makan bisa2/3 dollar singapura. Mungkin kalau di Rupiahin sekitar 22 ribu atau 33 ribu, lumayan mahal tetapi sesuai kualitas harga “Ya ada Harga ada rupa”. Disana kami tidak lupa mengunjungi tempat wisata yang terkenal di singapura, Marina Bay, China Town, Paya Lebar, Bedok dan lain-lain. Sudah sebulan lamanya kami disana kami sudah melewati masa PPL dan KKN kami disana. Setelah itu kami tidak bergegas pulang akan tetapi kami berangkat ke Malaysia. 
     Dari Singapura kami menggunakan Singapore airlines untuk pergi ke Malaysia, tepatnya di Malaka, Malaysia. Di Malaka yang paling terkenal adalah Gang Joker, itu seperti gang yang banyak penjual makanan dan oleh-oleh khas Malaysia. Dan juga ada Mall Dataran Mega Mall dan gereja yang paling terkenal di Malaka. # Hari kami di malaka kami berangkat ke Kualalumpu, kami naik Shuttle bus, selama 2 Jam dari Malaka, 4 hari di kualalumpur kami mengunjungi Menara yang paling terkenal di Asia Tenggara Menara KLCC Petronas. Lalu setelah 7 hari di Malaysia kami pulang ke Indonesia.


Nama : Rahardian Bayuaji P
NIM : 6101415071






Tidak ada komentar:

Posting Komentar