Sabtu, 23 Maret 2019

Abdillah Wahab Task 1-2


Dies Natalis UNNES Semarang

    Hari itu saya tidak berangkat mengikuti acara megah dies natalis unnes karena kesiangan bangunnya, akan tetapai saya sangat menyesal tidak mengikuti acara tetsebut, memang hanya melihat dari sosmed, akan tetapi saya merasakan kemeriahan yang sangat hebat disana, bukan hanya warga unnes yang berpartisipasi tetapi bahkan instansi lain luar unnes pun berpartisipasi, sungguh mengagumkan unnes tercinta, kamousnya yang hijau nan asri dengan semua sudut jalannya yang ramai dipenuhi semua umat manusia, bahkan hunan pun tidak menghilangkan keceriaan mereka

Special Moments

     Spesial moment dalam hidup saya adalah saat saya di terima di Universitas negeri Semarang, mengapa begitu? Karena moment trrsebut penuh dengan usaha luarbiasa, berbau-bau keberuntungan serta penuh dengan doa orang-orang sekitar.
     Berbagai cara dan usaha tiap hari saya lakukan untuk masuk ke Universitas Negeri Semarang. Dari berlatih setiap hari belajar setiap hari saya lakukan dengan tekun, akan tetapi ada satu hal dan moment yang sangat tidak akan saya lupakan, saat itu saya telah diterima menjadi calon mahasiswa baru di universitas negeri semarang, akan tetapi saat tahu ukt saya terlalu besar dan bidikmisi saya tidak lolos, sayapun berpikir dua kali, mau melanjutkan atau tidak, saya bepikiran untuk bekerja saya dibanding kuliah.
     Walaupun itu sangat membebani hati saya, akan tetapi kedua orangtua saya dan mbak saya tetap bersikukuh supaya saya tetap kuliah, akan tetapi dalam hati saya tidak ingin menyusahkan orang tua dengan adanya ukt tersebut, lalu dengan berbagai motivasi dari kedua orangtua saya, akhir nya saya mengikuti instruksi mereka dengan tetap melanjutkan kuliah di Unnes, dan memang benar katagkata orangtua kita, apabila diikuti pasti akan baik dengan kehidupan kita dan orang tua, karena pada saat semester 2, Alhamdulillah saya mendapatkan bidikmisi tambahan, dan alhamdulillah saya tidak terlalu membebani kedua orang tua saya yang hanya seorang buruh.
     Terimakasih.... Selalu semangat dalam menjalankan apa yang ingin kita lakukan, dan jangan lakukan setengah-setengah!

Nama saya abdillah wahab (6101416080) 
PJKR BC 2016

Riyan Dwi Hidaya


Tugas 1
Dies natalis Unnes ke-54


     Pada hari rabu tepatnya pada tanggal 6 maret 2019, Universitas Negeri Semarang megadakan acara besar besaran yang disebut dengan DIES NATALIS UNNES KE-54 pukul 06.30, di lapangan Prof Dirham (lapangan sepak bola dan atletik)Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) kampus  Sekaran, Gunungpati, Semarang. Mengawali acara yaitu dengan tampilan Marching Band dari Akpol disusul tampilan kolaborasi akrobatik silat dilanjutkan senam konservasi. dan penganugerahan Leprid (Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia). Dari lapangan Prof Dirham, peserta mengikuti jalan sehat menuju auditorium untuk menyaksikan bazar dan pameran. 
      Dan juga pada waktu jalan sehat,  sesampai di depan Fakultas Bahasa dan Seni,  semua peserta jalan sehat mendapatkan kupon hadiah yang nantinya akan diundi di atas panggung depan auditorium. Kemudian setelah sampai depan auditorium, disana ada panggung besar beserta banyak doorprize yang nantinya jika no undiannya beruntung akan mendapatkan hadiah tersebut. 
     Dan juga diselingi dengan hiburan hiburan yang menarik dan membuat peserta heboh,  dan ditambah dengan hujan yang menyelimuti siang itu yang menambah sensasi dan menambah kehebohan uuntuk menunggu doorprize dengan hadiah utama 3 Sepeda motor, 42 sepeda, dan ratusan lainnya. Tetapi satu hal yang membuat saya Kecewa pada waktu itu, yaitu saya sudah mengikuti acara dari awal sampai akhir tetapi satupun tidak mendapatkan doorprize apa apa,  karena mungkin saya belum beruntung. Dan akhirnya saya pulang ke kos dengan tangan kosong.





Tugas 2

Spesial moment
       

     Sedikit cerita yang mungkin bagi orang lain adalah hal sepele,  tetapi tidak bagi saya dan moment tersebut adalah spesial bagi saya.  Karena apa,  karena hal itu saya dapatkan dengan tanpa terduga oleh benak saya,  yaitu suatu prestasi yang mana itu adalah prestasi muncul di luar perkiraan kemampuan saya, yaitu sebuah prestasi kejuaraan lari jarak jauh dengan jarak 10km. Dengan kategori mahasiswa. Kenapa saya mengatakan ini adalah hal yang tidak saya duga? Karena sebelumnya saya adalah bukan atlet dan saya juga kurang menguasai dalam basic atletik khususnya lari jarak jauh,  tetapi kenyataannya setelah saya bertanding,  
     Alhamdulillah saya mendapatkan juara 2 tingkat mahasiswa, padahal pesaing pesaing atau pelari yang mengikuti juga bisa dibilang atlet yang sudah memiliki pengalaman dan penguasaan teknik lari jarak jauh, tetapi mungkin karna ini adalah moment keberuntungan saya, dan juga mungkin saya memiliki bakat yang terpendam selama ini, maka dengan prestasi yang tidak terduga itu. Saya lebih memiliki kepercayaan diri dibanding sebelumnya, biarpun orang lain mungkin menganggap hal ini hal sepele tetapi hal ini adalah hal yang spesial buat saya.


Nama  : Riyan Dwi Hidaya



Nim    : 6101416112
Prodi   : Pjkr'16

Matkul  : Sport jurnalism


ONE OF SPECIAL MOMENT IN MY LIFE


ONE OF SPECIAL MOMENT IN MY LIFE

Salah satu moment atau peristiwa yang menurut saya special walaupun itu cuma peistiwa kecil. Yang menurut sebagian orang mungkin suatu peristiwa yang kecil dan tidak berarti, namun tidak untuk saya. Karena dengan kejadian dan peristiwa itu menjadikan sedikit kebahagian, kebanggan, senyum kecil dari kedua orang tuaku tercinta.
Kurang lebih peristiwa itu terjadi sekitar 2,5 tahun yang lalu saat itu mungkin umurku belum genap 18 tahun. Iya, perisiwa kecil dan sederhana yang mungkin tidak berarti bagi orang lain, mungkin. Peritiwa itu adalah pengumuman penerimaan masuk perguruan tinggi negeri, disalaha satu PTN di Jawa Tengah, sederhana bukan? Alhamdulillah pada saat itu saya merupakan salah satu orang yang beruntung atau bejo. Peristiwa kecil itu merupakan salah satu cita-cita dan kebanggan bagi saya dan orang tua, yang ingin anaknya bisa bersekolah sampai perguruan tinggi negeri. Mereka merupakan orang tua yang hebat, sederhana, mulia dan mempunyai pemikiran mulai untuk menyekolahkan ankanya, walaupun keduanya cuma lulusan Smp dan Sma. Yah walaupun bukan jurusan yang saya inginkan dan cita-citakan selagi Sma. But its okaylah, mungkin ini merupakan salah satu rejeki ku untuk bersekolah.
Dulu pas 1 tahun sebelum bisa mendafatar dijenjang perguruan tinggi, atau waktu masi kelas XII SMA, kedua orang tua bapak ibu, pernah mengajak saya bicara. Inti dari pembicaraan tersebut yakni, mereka meminta maaf, Karena pada saat itu mereka bilang belum tau pasti apakah saya bisa melanjutkan bersekolah  ke jenjang perguuan tinggi atau tidak, dikarenakan ada krisis ekonomi, usaha keluarga mengalami penurunan pada saat itu. Mendengar perkataan bapak, saya pribadi agak bersedih, bukan permasalahan tidak bisa bersekolah ke jenjang perguruan tinggi. Nada bicara bapak yang pelan, dan agak tersendat yang membuat saya bersedih. Bapak merasa sedih dan gagal kalau semisal tidak mampu menyekolahkan anaknya. Ya Allah begitu mulianya mereka dengan memfasilitasi dan mengarahakan masa depan anaknya.
Untuk kedua orang tuaku, bapak , bu mohon maaf yang sebesar besarnya. Pengorbanan yang begitu besar belum bisa saya balas dengan kebanggaan. Maafkan anakmu ini yang cuma jadi mahasiswa payah, mahasiwa yang tidak punya prestasi. Malu sebenarnya, tapi emang kemampuan ankmu ini yang di bawah rata-rata. Semoga Allah segera memberiku kesadaran, kemampuan untuk mencapai kesuksesan. Jangan lelah doakan aku ya pak ,buk. Semoga kelak aku bisa menjadi kebanggan buat mereka, serta berguna bagi orang lain, amin.

Dies Natalies ke-54 UNNES


     Pada gelaran Dies Natalies UNNES ke – 54 yang diselenggarakan pada tannggal 6 maret 2019 ini mendapat cukup antusias  dari seluruh warga Universitas Negeri Semarang. Seperti hal nya tahun-tahun sebelumnya, gelaran Dies Natalies ini mempunyai beberapa agenda atau seluruh acara yang melibatkan seluruh warga Unnes. Acara dimulai dengan melakukan upacara pembukaan sebagai tanda dimulainya kegiatan, diikuti dengan sambutan oleh rector UNNES, Bapak Prof Dr fathur Rokhman. Berlanjut diikuti dengan sambutan oleh para dekan setiap fakultas.
Pada acara yang diselenggarakan di lapangan Prof Dirham, fakultas ilmu keolahragaan (FIK) dimeriahkan oleh taruna-taruni dari Akademi Kepolisian lewat pertunjukan marching band. Dengan adanya acara yang dimeriahkan dengan pertunjukan marching band membuat daya Tarik tersendiri buat mahasiswa-mahasiswi Unnes. Mereka menyambut kegiatan ini dengan penuh antusias dengan tujuannya masing masing dalam mengikutinya. Ada yang mempunyai tujuan untuk mengisi waktu luang (daripada gabut di kos), ajang mencari jodoh, mendapat hadiah utama dorprise (motor), dan tujuan tujuan lainnya.
     Atraksi marching band dari taruna-taruni Akpol telah selesai, acara dilanjutkan dengan senam konservasi yang dipimpin oleh beberapa mahasiswa dari fakultas ilmu keolahragaan. Pada saat senam nampak ribuan mahasiswa yang mengikuti, hal ini merupakan salah satu rekor dengan jumlah peserta terbanyak. Tak hanya sampai disitu, beberapa mahasiswa yang sudah dipilih dan diseleksi juga memeriahkan acara ini dengan pertunjukan jurus jurus pencak silat, mereka mempraktikan jurus dengan penuh power, lugas, dan lincah dan dibalut dengan pakaian lengkap pencak silat.
     Di pertengahan upacara yang diselenggarakan dilapangan Prof Dirham(lapangan sepakbola dan atletik), nampak ketua umum dari Leprid(lembaga prestasi Indonesia-Dunia), Paulus Pangka yang menyerahkan piala dan piagam kepada rektor Unnes, Bapak Prof. Dr Fathur Rokhman. Atas prestasi penyelenggaraan Dies Natalies berbasis konservasi secara rutin dan konsisten diantara acranya (penanaman pohon, pagelaran wayang, kompetisi peradilan semu piala konservasi). Setelah serangkaian acara yang diselenggarakan di lapangan Prof Dirham, kegiatan dilanjut dengan jalan sehat. Rute jalan sehat dimulai dari FIK-FH-FIS-FMipa, FBS-Auditorium. Untuk pembagian kupon dorprise dilakukan disekitar kampung budaya di Fakultas Bahasa dan Seni diikuti dengan pembagian air mineral dan nasi kuning untuk peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.
     Tiba saatnya pengundian kupon hadiah (dorprise) yang ditunguu-tunggu oleh segenap peserta yang mengikuti. Para peserta berharap untuk mendapatkan kupon undian dengan hadiah utama yakni 3 Sepeda motor, 42 sepeda, dan ratusan lainnya. Dengan adanya bazar, pameran dan acara live music membuat kegiatan Dies Natalies ini semakin meriah

Diesnatalis 54


Nama : Kharisma Wati
Nim : 6101416089

Kegiatan Diesnatalis Universitas Negeri Semarang yang dilaksanakan pada hari Rabu 6 Maret 2019 merupakan hari jadi atau peristiwa penting yang sangat bersejarah. Diesnatalis Universitas Negeri Semarang yang ke 54 di meriahkan dengan berbagai kegiatan yang meriah, megah. Acara tersebut di meriahkan oleh seluruh warga Universitas Negeri Semarang dan masyarakat sekitarnya. Kegiatan ini di awali dengan upacara pembukaan yang di buka dengan Bapak Prof. Dr. Fathur Rokhman selaku rektor UNNES dan sekaligus membuka dan memberi sambutan tak lupa untuk memberikan kesempatan kepada dekan fakultas untuk menyampaikan sambutan.
Acara pertama yaitu menyanyikan lagu kebangsaan dan dilanjutkan dengan mars UNNES. Kemudian penampilan dari para pesilat UNNES, serta acara yang sudah di tunggu-tunggu warga UNNES yaitu penampilan marchine band dari taruna taruni Akpol yang sangat tatapan mata tidak bisa berkedip, dan mencuri perhatian warga dan masyarakat sekitar UNNES. Dan dilanjutkan sengan senam aerobic bersama. Kemudian penghargaan piala yang diberikan oleh Prof. Dr. Fathur Rokhman. Acara pembukaan ini di selenggarakan dilapangan Prof. Dirham Fakultas Ilmu Keolahragaan yang sangat meriah dengan penuh tepuk tangan. Setelah acaea aerobic bersama selesai dilanjutkan dengan jalan sehat. Keadaan suasana yang gerimis tetapi penuh semangat. Rute jalan sehat itu sendiri dimulai dari FIK-FH-FIS-FMIPA-FBS-dan titik terakhir di rektorat. Dan saat pembagian  kartu kupon yang dilaksanakan di depan Fakultas Bahasa Seni, ada yang lebih mengasikan yaitu pada saat pembagian kupon dorprize peserta ada yang menapatkan nasi kuning beserta air mineral. Sesampai di lokasi tujuan yaitu rektorat banyak sekali hiburan music. Di saat hiburan music di tampilkan acara di selingi pembagian dorprize peserta jalan sehat bagi yang nomor kuponnya di sebutkan. hiburan terus mengalir  hingga acara jalan sehat dan pembagian kupon selesai.


Nama   : Kharisma Wati
Nim     : 6101416089
Rombel : PJKR BC
Matkul : Sport journalism


Assalamualaikum wr.wb
Puji syukur alhamdulilah saya masih diberi kesempatan untuk menceritakan pengalaman yang tidak terlupakan. Disini saya akan menceritakan pengalaman saya saat pertama  masuk sekolah dasar tahun ajaran baru.
 Pada malam hari sebelum masuk sekolah untuk pertama kalinya aku menginjak lantai sekolah dasar, aku sibuk sendiri untuk mempersiapkan buku dan peralatan tulis lainnya untuk dimasukan ke dalam tas.  Malam hari itupun aku tak bisa tidur karena kepikiran, besok diajari apa ya ? kalau di kasih pertanyaan aku harus jawab apa, dan masih banyak lagi yang aku bayangkan. Akhirnya akupun tertidur dan bangun pukul 05.00 seperti biasa, pagi hari aku mencuci piring dan beli sarapan di warung samping rumah.  Sesudah aku beli sarapan, akupun mandi dan mengenakan seragam putih merah. Dengan penuh semangat pukul  06.15 aku berangkat sekolah jalan kaki bersama kakak dan teman-temannya. Di waktu perjalanan akupun dijailin sama temen-temenya kakak, di bilangi nanti gurunya galak, tugas banyaklah dan masih banyak lagi canda gurau. Sesampai di gerbang sekolah, aku bingung dengan banyaknya ruangan kelas dan banyak pedagang pastinya hehehe Sesampai di sekolah aku di antar kakak ke ruangan kelas 1A, karena aku masuk dikelas tersebut.  Setelah dikelas aku menaruh tas di bangkus paling depan pojok kiri samping pintu masuk, kelas masih sepi dan aku siswa yang pertama berangkat dikelas 1A. setelah aku menaruh tas, aku jalan-jalan keluar untuk lihat sekitas terutama penjual mainan.  Sekitar 15menit aku jalan-jalan sendiri, lalu aku kembali ke kelas karena bel masuk sudah berbunyi. Akupun lari biar tidak dimarahi bu guru, dengan nafas tersenggal aku masuk ke dalam ruangan, dan taraaaaaa aku salah masuk kelas, yang di awal aku mengingat kalau kelasku disamping parkiran, ternyata aku salah masuk dikelas, dimana tadi aku menaruh tas bangku paling depan samping pintu masuk, tapi bangku itu sudah di tempati  dua orang laki-laki. Dan aku bertanya “tasku mana ??”  orang seisi di dalam kelas kemudian pada mengalihkan pandangannya ke saya , dan mereka tertawa karena salah masuk kelas 6A. awalnya saya mau berusaha keras meyakinkan kalau tas saya berada di bangku tersebut, setelah itu saya dikasih tahu sama kakak kelas, kalau ruang kelas 1A berada di depan kelas 6A yang saling berhadapan, dan dari sinilah saya mulai terkenal sampai ke kakak kelas gara-gara salah masuk kelas.
Mungkin itu pengalaman yang pernah saya alami dan tidak terlupakan, singkat kata saya pribadi mengucapkan banyak maaf kalamana ada penulisan yang krang jelas, cukup sekian dan  terimakasih  atas perhatiannya.
Wassalamualaikum wr.wb


Dies Natalies UNNES ke-54

Dies Natalies UNNES ke-54
        
        Acara Dies Natalies UNNES yang ke 54 ini adalah Acara Ulang Tahun Universitas Negeri Semarang (UNNES). Dimulau daru acara Upacara Pembukaan dies Natalies UNNES di selenggarakan di Lapangan Prof Dirham. Tepatnya di Lapangan Fakultas Ilmu Keolahragan UNNES. Pertama-tama kegiatan diawali dengan acara upacara Pembukaan, disana disuguhi oleh senam Konservasi yang menjadi simbol Universitas Negeri Semarang. Lalu dilanjutkan dengan Jalan-jalan sehat, diikuti oleh Dosen,Pegawai, Mahasiswa maupun wara sekitar Kampus UNNES, Sangat menarik ketika mendengar bahwa ada hadiah door prize berupa 2 buah sepeda motor, 34 sepeda gunung, elevisi, kulkas dan masih banyak lagi. Pagi ini juga di adakan Bazar, expo dan Pameran di Auditorium UNNES disana  mengenalkan Produk dan Jasa Unggulan UNNES berbasis riset dan hasil kerja sama dengan mitra binaan. Kegiatan ini diikuti oleh semua Fakultas, PPs, Lembaga, Dharmawanita, UMKM binaan UNNES, dan Mitra. 
     Lalu juga ada kegiatan bakti sosial di kelurahan UNNES, melakukan kegiatan layanan dan pengabdian kepada masyarakat sekitar. lalu ada lomba olahraga di Lapangan FIK UNNES, Lapangan Tonnis tepatnya, kegiatan ini ntuk menjalin keakraban sesama warga unnes, lalu di lanjutkan kegiatan lomba seni, tepatnya di kampus FBS (Fakultas Bahasa dan Seni) tujuanya adalah dngan menjalin keakraban sesama warga UNNEs dan menumbuhkan prestasi di Bidang Seni. Lalu ada acara terkahir yaitu UNFEST atau bisa disebut UNNES Night Festival yang di tempatkan di Lapangan FIK Unnes, berbagai macam acara ada di sana seperti festival musik dan lain-lain. 



Task 2

Menceritakan Spesial Moment


     Perkenalkan nama saya Rahardian Bayuaji Pamungkas, saya adalah mahasiswa PJKR UNNES 2015, saya akan manceritakan spesial momen didalam hidup saya. Saya mempunyai kisah perjalanan ke luar negeri tepatnya ke Singapura dan Malaysia. Saya berangkat dalam rangka mengikuti Program PPL untuk syarat kelulusan saya. Disana, saya tidak hanya sendiri, tetapi ada 8 teman saya satu kelas untuk mengikuti program tersebut. Disana tidak hanya PPL akan tetapi dari kampus mensinergikan program terbut menjadi dua program syarat kelulusan, yaitu PPL dan KKN jadi sekalin PPL kamu juga mempunyai program KKN di sana. Kami berangkat padahari minggu tanggal 28 Oktober 2018 di Bandara Ahmad Yani Semarang, Berangkat pukul 16.00 WIB dan Tiba 18.00 WIB hampir lebihnya segitu. Ketika kami tiba disana kami langsung disambut oleh salah satu guru pamong kami dari ITE College East Singapore, dia juga menjadi guru Pendidian Jasmani disana. Oh iya selain PPL dan KKN ada juga beberapa teman kami termasuk saya untuk mengambil penelitian skrpsi di sekolah tersebut.
     Hari Pertama disana kami diarahkan oleh salah satu guru disana, di perkenalkan dan diajak keliling sekolah tersebut. Sangat berbeda dengan sekolah di Indonesia, Infrastruktur disini sangat memadai, terlihat lebih modern, ya mungkin karena Singapura adalah salah satu negara maju dan ranking 4 bidang Pendidikan di dunia. Disana kami ditekan untuk mengajar siswa dan siswi menggunaan bahasa Inggris, karena disana bahasa Nasional adalah Bahas Inggris. Setelah hari Pertama hari kedua kami terjun langsung mengajar murid-murid disana. Banyak Ras yang beragam ketika saya melihat murid-murid yang saya ajar ketika itu, ada yang dari Eropa, Melayu, India dan China mayoritas.
     Tapi syukur, waktu pertama kami mengajar terlihat lancar. Waktu terus berlanjut di Singapur jarang sekali ada kendaraan pribadi, jika disana mau pergi ke suatu tempat harus menggunakan transportasi umum, Contoh Bis, Kereta MRT dll. Untuk urusan makan mungkin terlihat mahal ya, karena sekali makan bisa2/3 dollar singapura. Mungkin kalau di Rupiahin sekitar 22 ribu atau 33 ribu, lumayan mahal tetapi sesuai kualitas harga “Ya ada Harga ada rupa”. Disana kami tidak lupa mengunjungi tempat wisata yang terkenal di singapura, Marina Bay, China Town, Paya Lebar, Bedok dan lain-lain. Sudah sebulan lamanya kami disana kami sudah melewati masa PPL dan KKN kami disana. Setelah itu kami tidak bergegas pulang akan tetapi kami berangkat ke Malaysia. 
     Dari Singapura kami menggunakan Singapore airlines untuk pergi ke Malaysia, tepatnya di Malaka, Malaysia. Di Malaka yang paling terkenal adalah Gang Joker, itu seperti gang yang banyak penjual makanan dan oleh-oleh khas Malaysia. Dan juga ada Mall Dataran Mega Mall dan gereja yang paling terkenal di Malaka. # Hari kami di malaka kami berangkat ke Kualalumpu, kami naik Shuttle bus, selama 2 Jam dari Malaka, 4 hari di kualalumpur kami mengunjungi Menara yang paling terkenal di Asia Tenggara Menara KLCC Petronas. Lalu setelah 7 hari di Malaysia kami pulang ke Indonesia.


Nama : Rahardian Bayuaji P
NIM : 6101415071